33 Destinasi pilihan di Surabaya

by - 5/10/2017



1.       TUGU PAHLAWAN

Tugu Pahlawan terletak di Jalan Tembaan. Tugu pahlawan ini dibangun untuk menghormati parjurit Surabaya yang tewas selama pertempuran besar melawan tentara sekutu yang dilumpuhkan oleh NICA, dan yang ingin menduduki Surabaya pada 10 November 1945. Tugu pahlawan ini terletak di depan kantor gubenur. Di dalam tugu ini, terdapat Museum 10 November. Museum Sepuluh Nopember dibangun untuk memperjelas keberadaan Tugu Pahlawan tersebut dan sebagai penyimpang bukti-bukti sejarah di 10 November 1945.

2.       Masjid Agung Al-akbar

Masjid Al-Akbar adalahi sebuah masjid yang megah dan modern, dan merupakan masjid terbesar kedua setelah Masjid Istiqlal di Jakarta. Kesan unik dari bangunan ini terletak pada desain dari kubah dengan struktur daun, dengan bangunan kombinasi antara warna biru dan hijau gelap yang memberikan kesan sejuk dan damai. Eksterior masjid ini dihiasi dengan berbagai corak ukiran dan kaligrafi. Pintu masuk masjid ini terdiri dari 45 pintu utama, dan semuanya dibuat dari kayu jati berukir. Sementara, interior masjid ini dihiasi oleh ukiran hias dan kaligrafi yang sangat dominan menghiasi dinding masjid. Terdapat rak Alquran tersebar di seluruh masjid dan di bagian atas interior terdapat ornamen kaligrafi dengan panjang 180 meter dan lebar satu meter.

3.       Monument bamboo runcing

Bambu Runcing adalah senjata tradisional yang digunakan oleh tentara Indonesia dalam pertempuran melawan kolonialisme Belanda. Tepatnya pada 10 November1945, yang sekarang dirayakan sebagai Hari Pahlawan. Pada masa peperangan, bambu dibentuk meruncing layaknya tombak untuk menusuk musuh. Bambu runcing ini dibuat berkaitan dengan terbatasnya senjata modern yang ada dan untuk menunjukkan semangat di antara para prajurit sebagai warga sipil Indonesia.

4.       Patung budha empat wajah kenjeran

Patung ini menempati bangunan semacam stupa, di mana Sang Buddha duduk di takhtanya. Karena terdapat empat wajah, wajah yang paling depan adalah wajah yang menghadap lurus ke depan dengan tangan yang memegang tasbih. Empat wajah dalam patung Buddha ini mewakili empat sifat yang baik dari Sang Buddha, yaitu pengasih, murahan hati, adil dan meditasi. Patung ini memiliki kemiripan dengan patung Budha di Bangkok, yang terdiri dari: wajah perdamaian dan kesehatan, wajah hubungan baik, wajah keberuntungan dan wajah perlindungan terhadap kejahatan

5.       Taman bungkul

Taman Bungkul diambil dari nama Mbah Bungkul, dimana makam beliau juga terletak pada taman ini. Mbah Bungkul adalah julukan untuk Ki Supo, seorang ulama di kerajaan Majapahit (abad XV), yang juga saudara ipar Raden Rahmat atau Sunan Ampel. Taman Bungkul sudah seperti jantung kota Surabaya. Taman ini sekarang menjadi taman wisata bagi mereka yang ingin menikmati suasana hijau di tengah kota. Beberapa acara juga sering di gelar ini taman ini bagi kegiatan hiburan atau kebudayaan. Di bagian belakang taman, terdapat beberapa warung yang menawarkan menu khas Surabaya, seperti Rawon, Soto, Bakso dan banyak lagi. Taman Bungkul selalu ramai dikunjungi dari pagi hingga malam hari dan menjadi bagian dari kota Surabaya yang pantas untuk dibanggakan.

6.       Masjid cheng ho
Masjid Cheng Ho, terletak di Jalan Gading Surabaya. Masjid ini memiliki arsitektur oriental dengan permainan dan sentuhan seni tingkat tinggi di sana sininya, dimana melambangkan akulturasi budaya Cina, Jawa dan Islam. Akulturasi tersebut dituangkan dalam warna campuran antara hijau, beralih ke kuning dan merah. Terkait dengan interior, terdapat banyak sentuhan interion Cina di setiap sudut Masjid. Sebagai contoh, Pagoda yang ada di gerbang masuk. Ada juga naga dan singa terbuat dari lilin dengan bertuliskan firman Allah dan dibuat dalam huruf Arab di puncak Pagoda.

Di sisi kiri bangunan, ada Bedug selalu menjadi bagian dari sebuah Masjid besar. Bangunan masjid memiliki delapan sisi dan setiap nomor memiliki artinya sendiri menurut kepercayaan Islam dan Cina. Nomor 11 melambangkan ukuran Ka'bah, dan nomor sembilan adalah menggambarkan 'Wali Songo' sebagai penyebar Islam di Pulau Jawa. Sementara angka delapan melambangkan bahwa pat kwa yang berarti keberuntungan atau mulia.

7.       Ciputera waterpark
Buka : selasa – jumat 14.00 – 19.00 WIB, Sabtu / hari libur 08.00 – 20.00 WIB

Berdiri di lahan seluas 5 hektar, Ciputra Waterpak adalah wahana permainan air yang terinspirasi dari dongeng petualangan Sinbad. Terdapat beberapa wahana di Waterpark ini, seperti Sirens River, Chimera Pool, Marina Lagoon, Sinbad Playground, Roc Tower dan Syracuse Beach.



8.       Monument kesehatan


Museum ini telah dilengkapi dengan "perpustakaan khusus" yang mengumpulkan dan melayani semua bahan pustaka, seperi: buku, majalah, kaset rekaman, rekaman video dan lain-lain. Bahan pustaka ini memungkinkan untuk adanya studi pendalaman budaya dalam kesehatan.



9.       KLENTENG HONG TIEK HIAN

Klenteng Hong Tiek Hian, adalah klenteng tertua di Surabaya yang dibangun oleh pasukan Tartar pada zaman Khu Bilai Khan pada awal Kerajaan Mojopahit. Klenteng ini terletak di Jl. Dukuh, di Surabaya Utara, di daerah Pecinan. Tempat Religius ini dikunjungi oleh banyak orang setiap harinya. Selain sebagai tempat ibadah, di tempat ini juga sering diselenggarakan acara-acara tradisional Cina seperti pertunjukkan wayang Pho Tee Hi atau perayaan hari-hari besar Cina seperti Imlek.


10.   JALAN TUNJUNGAN

Sejak awal abad ke-20 jalan Tunjungan ini telah menjadi salah satu pusat perdagangan di Surabaya. Jalan ini menjadi jalan penghubung antara Surabaya selatan ke Surabaya barat (Gubeng, Darmo, Ketabang dan Sawahan), dengan area perdagangan sekitar Jembatan Merah. Secara historis, Hotel Majapahit adalah tempat yang paling berkesan selama perjuangan antara Indonesia dan Koloni Belanda. Tragedi ini diperingati sebagai Hari Pahlawan, setiap 10 November. Sejak hari itu, Surabaya menjadi kota penting dalam perjuangan bangsa Indonesia dan itu terjadi di Jalan Tunjungan Surabaya.

11.   TUNJUNGAN PLAZA









12.   SURABAYA NORTH QUAY
Sabtu pukul 14.00 – 16.00 WIB, Minggu pukul 09.00 – 21.00 WIB.

Surabaya North Quay di sore hari pun menyuguhkan pemandangan indah yang tak boleh sampai dilewatkan oleh para pengunjungnya. Langit biru yang berubah menjadi kemerahan saat matahari terbenam layak untuk diabadikan oleh kameramu. Tidak sedikit juga sunset view di tepi dermaga pelabuhan Tanjung Perak ini dipilih oleh para pengguna Instagram untuk menarik perhatian pengikutnya. Kamu tidak perlu jauh-jauh pergi ke Clarke Quay Singapore, sebab di Surabaya pun sudah ada.

13.   PASAR ATOM
Pasar Atum merupakan pasar legendaris di Surabaya yang menjadi pusat sentral kunjungan wisata maupun kunjungan pedagang dari daerah Indonesia Timur sehingga target pasar pengunjung Pasar Atum tidak hanya mencakup wilayah Surabaya saja tapi mencakup Indonesia Timur. Salah satu hal yang menarik ketika berbelanja di Pasar Atom adalah seni tawar menawar antara penjual dan pembeli pada saat transaksi karena mayoritas stand yang ada langsung dijaga oleh pemiliknya sendiri. Ini merupakan nilai tambah yang dimiliki Pasar Atom dibanding dengan pusat perbelanjaan lain yang ada di Surabaya.

14.   ITC MEGA GROSIR





15.  SURABAYA CARNIVAL
buka weekday (Senin-Jumat): 17.00 – 23.00, Weekend (Sabtu-Minggu): 16.00 – 23.00

Suroboyo Carnival Park merupakan taman hiburan keluarga terbesar dan terbaru yang buka pada malam hari yang berada di Kota Surabaya. Suroboyo Carnival Park satu-satunya destinasi pilihan keluarga terbaik. Mengapa? Karena Suroboyo Carnival Park menawarkan aneka wahana rekreasi yang berbeda, mulai dari sejarah asal mula Kota Surabaya yang terkenal dengan istilah “Kota Pahlawan”, sampai dengan adanya pengenalan tokoh-tokoh dunia.

Sebagai tempat wisata, tentu saja Suroboyo Carnival Park memiliki wahana permainan yang seru. Total lebih dari 50 jenis wahana permainan disediakan. Sebut saja Ferrish Wheel (Gondola), Bledek Coaster, Blueshake, Cinema 4 Dimensi, Lampion KBS dan sebagainya. Tak hanya wahana permainan yang menyuguhkan suasana berbeda, mata anda akan dimanjakan dengan jutaan lampu yang ada di area sekitar Suroboyo carnival Park. Suroboyo Carnival Park merupakan icon baru di Kota Surabaya.

16.   KIDS PLAY

Kidsplay Suroboyo : wahana yang diperuntukan anak-anak dengan konsep scientific centre dan waterpark. sebuah wahana terbaru yang diharapkan dapat membantu para orangtua dalam mementukan sarana belajar dan bermain yang nyaman khusus anak-anak di surabaya. memempati sisi kanan dekat pintu masuk utama, kids play memiliki luas area bermain +- 7500 m2. Wahana kids Play terbagi menjadi 2 area utama yaitu : area Scientific Centre dan Waterpark.

Scientific centre adalah area edukasi, dimana didalamnya terbagi menjadi 6 area, yaitu : The Garden, My Bodi, Ethics, Social, Toddler, dan Art Class

17.   RUMAH BATIK SURABAYA
BUKA : Senin – jumat 08.00 – 20.00 WIB. Sabtu – minggu 08.00 – 19.00 WIB

Batik adalah warisan tradisional yang sangat berharga dan menjadi salah satu ikon yang identik dari Indonesia. Setiap daerah memiliki ke-khas-an dari masing-masing batiknya dan yang melambangkan karakteristik dari masing-masing suku di Indonesia, dimana mengacu pada keanekaragaman. Dalam Rumah Batik ini, terdapat beragam koleksi batik dari 16 kabupaten yang memiliki ragam dan corak tersendiri pada setiap daerahnya. 16 Kabupaten tersebut diantaranya adalah Batik Sumenep, Pamekasan, Sampang, Bangkalan, Surabaya, Sidoarjo, Lamongan, Tuban, Pasuruan, Malang, Batu, Jombang, Kediri, Pacitan, Banyuwangi, Jember, Tulungagung.

18.   HOUSE OF SAMPOERNA

Terletak di kawasan "Surabaya lama", gedung megah bergaya kolonial Belanda ini dibangun pada tahun 1858 dan sekarang menjadi situs bersejarah yang terus dilestarikan. Gedung ini sebelumnya digunakan sebagai panti asuhan yang dikelola oleh Belanda, kemudian dibeli pada tahun 1932 oleh Liem Seeng Tee, pendiri Sampoerna, dengan maksud untuk digunakan tempat produksi rokok pertama Sampoerna. Museum House of Sampoerna (HOS) menawarkan pengalaman yang benar-benar unik bagi pengunjung. Dari cerita tentang keluarga pendiri sampai melihat dari dekat proses penggulungan rokok yang masih dilakukan secara manual dalam produksi rokok Dji Sam Soe.

19.   Gedung Internatio

Sejarah telah banyak menggaungkan kisahnya tentang betapa heroiknya arek-arek Suroboyo melawan penjajah. Kisah fenomenal yang banyak dikenal adalah saat pemuda pemuda Surabaya merobek bendera Belanda di Hotel yang sekarang adalah hotel Majapahit. Tapi ada satu momen yang juga sangat bersejarah dan tidak banyak diketahui adalah saat tewasnya pimpinan tentara Inggris, Brigadir Jenderal Aubertin Mallaby.

20.   Pura jagad karana

Pura Agung Jagat Karana adalah tempat ibadah untuk umat Hindu yang berada di Surabaya. 











21.   Monument Jalesveva Jayamahe

Monumen ini memiliki tinggi 30,6 meter, yang ditopang oleh sebuah bangunan setinggi 30 meter. Patung diatas monumen ini menggambarkan Komandan Angkatan Darat Maritim Indonesia yang lengkap dengan pedang kehormatannya. Sesuai dengan tampak patung dalam monumen tersebut yang dengan gagah berdiri menghadap laut, serasa siap menantang gelombang dan badai di lautan, begitu pula yang ingin di perlihatkan bahwa angkatan laut Indonesia siap berjaya. Monumen Jalesveva Jayamahe ini juga sesuai dengan motto angkatan laut Jalesveva Jayamahe yang berarti, Di Laut Kita Berjaya.


22.   Gereja katholik kepanjen

Gereja Katolik Kelahiran Santa Perawan dari Maria adalah gereja tertua di Surabaya, dan menjadi terkenal dengan nama dari gereja Katolik Kepanjen karena terletak di Jalan Kepanjen, Surabaya, bersebelahan SMP Katolik Frateran.




23.   Klenteng sanggar agung

Bagian dalam klenteng merupakan bagian yang indah, dimana terdapat patung Dewe Kwan Im Pouw Sat dan empat pelindungnya. Ada juga 2 patung naga di setiap sisi patung dewi Kwan Im dengan panjang masing-masing 6 M. Sedangkan patung Kwan Im sendiri memiliki tinggi sekitar 20 m dan tampak indah layaknya sebuah karya seni. Patung Kwan Im dibangun setelah kurang dari 2 tahun dari kuil dibangun. Para pengunjung yang datang ke kuil ini tidak hanya datang dari para jemaat, tetapi juga dari mereka yang ingin mengunjungi dan melihat klenteng ini atau yang ingin menggambil gambar. Klenteng Sanggar Agung kini menjadi sebuah obyek wisatadi kawasan pantai Kenjeran di Surabaya.


24.   MUSEUM TNI –AL LOKA JALA CRANA

Museum ini mengingatkan sejarah tentang Angkatan Laut, yaitu tentang Revolusi Fisik, ditambah lagi museum ini memiliki koleksi yang berhubungan dengan revolusi, termasuk kapal perang dengan meriam, pesawat, helikopter, Tank Amfibi PT 76, bidang artileri dan pertahanan udara, senjata api; dari pistol kuno laras panjang sampai otomatis yang mungkin tidak dapat ditemukan di tempat lain. Selain itu, ada juga miniatur kapal perang KRI yang lengkap dengan bingkai cerminnya. Miniatur ini dibuat sesuai dengan armada asli yang digunakan untuk memperkuat Republik Indonesia.

25.   KEMBANG JEPUN

Kembang Jepun adalah wilayah tertua di kota Surabaya, karena berada di daerah sungai Kalimas dan dekat dengan pelabuhan Tanjung Perak. Di lokasi inilah sejarah kota Surabaya dimulai, aktivitas bisnis tidak pernah terhenti. Alat tulis kantor toko, mesin diesel, bank, tekstil, fashion, semua ada di sini.



26.   MONUMEN KAPAL SELAM
BUKA : senin – jumat 08.30 – 22.00 WIB

Monumen kapal selam atau Monkasel, adalah sebuah museum kapal selam yang terletak di kota Surabaya. Terletak di pusat kota, monumen ini sebenarnya adalah sebuah kapal selam KRI Pasopati 410, salah satu armada Angkatan Laut Indonesia yang dibuat oleh Uni Soviet pada tahun 1952. Kapal selam ini pernah terlibat dalam Pertempuran Aru Samudera untuk membebaskan Papua Barat dari pendudukan Belanda. Kapal Selam ini ini memiliki panjang 76,6 meter dan lebar 6,30 meter dan dilengkapi dengan gas uap torpedo berjumlah 12 buah.

27.   PASAR GENTENG

Pasar tradisional Genteng, merupakan pasar tradisional yang terletak di dekat Tunjungan Center, tepatnya di belakang Hotel Majapahit. Di pasar ini bisa di dapati berbagai produk makanan tradisional khas Surabaya, Sidoarjo dan Gresik serta oleh-oleh terlengkap lainnya. Pengunjung yang datang ke Surabaya tidak akan melewatkan mengunjungi pasar ini karena berbagai produk khas Jawa Timur seperti, kerupuk udang, ikan asin, petis, terasi dan aneka kripik bisa di dapat di sini.

28.   PASAR TURI SURABAYA


Pasar yang berada di bawah Unit Pelaksana Pusat Pertokoan dan Perbelanjaan Pasar Turi ini selalu tidak pernah sepidikunjungi oleh mereka yang ingin berbelanja murah. Pasar Turi merupakan pasar untuk keperluan grosir, dimana semua barang lengkap tersedia.



29.   MAKAM SUNAN AMPEL


Sebagai salah satu masjid tertua dan masjid yang paling ramai di Surabaya, Masjid Ampel memiliki hubungan tertentu dengan 'Sunan Ampel', yang merupakan salah satu dari 'Wali Songo' yang memainkan peran penting dalam menyebarkan Islam di Jawa.




30.   PASAR ANGGREK

Dalam pasar ini terdapat beberapa pemilik perkebunan anggrek yang tergabung dalam Surabaya Orchid Society. Berbagai jenis bunga anggrek beserta hal-hal terkait tentang bunga anggrek bisa di temukan di pasar ini, seperti: Dendrobium sp., Cattleyasp., Oncidium sp., Cybidium sp., dan masih banyak lagi. Untuk alat pendukung seperti pakis, serabut kelapa, serutan kayu dll juga komplit tersedia di sini. Selain sebagai pasar anggrek, agrowisata ini juga bisa dikunjungi untuk sekedar jalan-jalan dan melewatkan waktu, karena pemandangan yang berwarna-warni layaknya taman bunga bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang datang.


31.   KEBUN BINATANG SURABAYA
BUKA : 08.00 – 17.00

Kebun Binatang Surabaya adalah memiliki peran menjadi tempat untuk Pendidikan keluarga dan tempat Rekreasi. Dengan sarana dan prasarana yang dimiliki oleh Kebun Binatang Surabaya, bisa menjadi laboratorium hidup dan tempat yang menyegarkan.




32.   MUSEUM WR SUPRATMAN

Untuk mengenang jasa WR Soepratman, kita dapat mengunjungi museum WR Soepratman di Jalan Tambaksari Surabaya. Di Museum ini bisa dilihat tulisan asli WR Soepratman ketika ia membuat lagu Indonesia Raya pada saat pertama, dan juga biola historis yang menemaninya saat membuat beberapa lagu kebangsaan.



33.   PUSAT SEPATU WEDORO


You May Also Like

0 comments